Perkalian dan Pembagian Bilangan Matematika SD

Perkalian dan Pembagian Bilangan : Matematika memang begitu dekat dengan kehidupan manusia. Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita dihadapkan dalam suatu persoalan yang berhubungan dengan matematika, salah satunya adalah persoalan terkait dengan perkalian dan pembagian bilangan.

Perkalian Bilangan
Contoh misalnya, Bu Mella memiliki 6 akuarium. Dalam setiap akuariumnya Bu Mella terdapat 5 ekor ikan hias. Berapa jumlah ikan hias yang dimiliki Bu Mella?
Tentunya, untuk menjawab persoalan di atas. Kita haruslah tahu tentang perkalian. Bahwasannya, dalam setiap akuarium ada 5 ekor ikan hias dan Bu Mella memiliki 6 akuarium. Maka untuk mengetahuinya yakni dengan menjumlahkan atau juga mengalikan agar lebih cepat yaitu 6 dikali 5.
Untuk bentuk penjumlahannya, yakni 5 + 5 + 5 + 5 + 5 + 5 adalah 30.
Sementara dalam bentuk perkaliannya, yakni 6 x 5 = 30.
Hasilnya tetap sama, baik yang menggunakan penjumlahan berulang maupun dengan mengalikan yaitu 30. Hanya saja perbedaannya adalah jika dilakukan penjumlahan secara berulang, maka membutuhkan waktu yang cukup lama dibandingkan dengan mengalikan (catatan kita sudah paham tentang perkalian).

Nah, sebenarnya ada beberapa cara untuk melakukan perkalian yakni perkalian dengan cara mendatar dan juga perkalian dengan cara bersusun.
1. Perkalian mendatar
Kali ini, untuk bahasan dalam perkalian mendatar adalah perkalian dua angka. Contoh misalnya, 35 x 8 = ….
35 adalah 30 + 5, sehingga 35 × 8 dapat diubah menjadi (30 × 8) + (5 × 8).
= (30 × 8) + (5 × 8)
= 240 + 40
= 280
Jadi, hasil dari 35 x 8 adalah 280.

Contoh yang kedua misalnya, 56 x 7 = …
Karena 56 adalah 50 + 6, sehingga 56 x 7 bisa diubah menjadi (50 x 7) + (6 x 7)
(50 × 7) + (6 × 7)
= 350 + 42
= 392
Jadi, hasil dari 56 x 7 adalah 392.

2. Perkalian bersusun
Sebagaimana halnya penjumlahan, sebenarnya perkalian juga bisa diselesaikan dengan cara bersusun. Contoh misalnya, 24 x 2 = …
Pembahasan :
Perkalian 24 x 2 dapat diubah bentuknya menjadi :
24
  2 x
        8                    (dari 4 × 2)
40 +                (dari 20 × 2)
48
Jadi, 24 × 2 adalah 48.

Pembagian Bilangan
Perlu diketahui bahwa dalam Matematika, pembagian dibilang adil apabila hasilnya sama dan tidak meninggalkan sisa. Dalam pembagian bilangan, ada beberpa cara yang bisa dilakukan, yakni Pembagian sebagai pengurangan berulang sampai habis, Pembagian sebagai kebalikan dari perkalian, dan Pembagian dengan cara bersusun.
1. Pembagian sebagai pengurangan berulang sampai habis
Contoh soal :
Hasil dari 36 : 6 adalah ....

Pembahasan :
Untuk menyelesaikan dengan cara ini, kurangilah bilangan 36 dengan 6 sebanyak beberapa kali hingga habis.
36 – 6 = 30
30 – 6 = 24
24 – 6 = 18
18 – 6 = 12
12 – 6 = 6
6 – 6 = 0
Jadi, 36 : 6 = 36 – 6 – 6 – 6  –  6  – 6 – 6  = 0.
Karena 32 dikurangi dengan bilangan 6 sebanyak 6 kali hingga diperoleh bilangan 0 maka:           
36 : 6 = 6

2. Pembagian sebagai kebalikan dari perkalian
Bentuk perkalian                     4 × 6 = 24
Bentuk pembagian menjadi    24 : 6 = 4
Berarti pula                             24 : 4 = 6

3. Pembagian dengan cara bersusun
Bu Yuyun akan menempatkan 48 potong kue ke dalam 3 stoples dengan jumlahnya yang sama banyak. Berapa potong kue yang akan dimasukkan Bu Yuyun ke dalam setiap stoples?

Pembahasan:
Soal di atas kalimat Matematikanya menjadi 48 : 3 = ....
Untuk menyelesaikan soal pembagian bersusun ini dilakukan dengan cara bagi kurung. Perhatikan ilustrasi gambar di bawah ini!
Perkalian dan Pembagian Bilangan Matematika SD

Jadi, hasil dari 48 : 3 adalah 16.

Demikianlah informasi yang bisa disampaikan berkaitan dengan Perkalian dan Pembagian Bilangan. Selamat belajar dan semoga sukses!!!

Artikel Terkait

Perkalian dan Pembagian Bilangan Matematika SD
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email